Rabu, 11 Desember 2013

bagian kedua...

ah....
lupakan dulu kisah cinta monyet dalam kenangan...

hari kamis 12 juli 2001, aku menginjakkan kaki melangkah masa yang sangat sulit, ketika harus meninggalkan zona nyamanku, yaitu HOME and FAMILY...

berlinanglah air mataku ketika aku harus terpisah dengan mereka, entah mereka sedih juga terpisah denganku atau tidak, hanya Tuhan yang tahu...

aku masuk kedunia baru bernama "PONDOK PESANTREN AL-FALAH PUTERA", aku masuk  asrama Ibnu Khaldun, di lantai dua di atas asrama Imam Bukhari, asramaku menghadapi dua lapangan sepak bola khusus untuk santri baru, tapi kenyataannya TIDAK!

lapangan kami sering diserobot santri lama, bahkan parahnya lagi bola kami sering menjadi 'milik mereka', itu yang gak enaknya...

pertama kali aku masuk asrama, aku bertemu dengan anggota asrama Ibnu Khaldun yang lebih awal masuk, mereka masuk pada hari rabu..

berikut sejarah singkat tentang Ibnu Khaldun "Bapak Sosiologi'..

Berbicara tentang seorang cendekiawan yang satu ini, memang cukup unik dan mengagumkan. Sebenarnya, dialah yang patut dikatakan sebagai pendiri ilmu sosial. Ia lahir dan wafat di saat bulan suci Ramadan. Nama lengkapnya adalah Waliuddin Abdurrahman bin Muhammad bin Muhammad bin Abi Bakar Muhammad bin al-Hasan yang kemudian masyhur dengan sebutan Ibnu Khaldun. lahir di Tunisia pada tanggal 1 Ramadhan 732 H, bertepatan dengan tanggal 27 Mei 1332 M. Nama kecilnya adalah Abdurrahman, sedangkan Abu Zaid adalah nama panggilan keluarga, karena dihubungkan dengan anaknya yang sulung. Waliuddin adalah kehormatan dan kebesaran yang dianugerahkan oleh Raja Mesir sewaktu ia diangkat menjadi Ketua Pengadilan di Mesir.

Pemikirannya dalam bidang pendidikan bermula dari presentasi ensiklopedia ilmu pengetahuannya. Hal ini merupakan jalan untuk membuka teori tentang pengetahuan dan presentasi umum mengenai sejarah sosial dan epitomologi berdasarkan perkembangan ilmu pengetahuan.Menurut Ibnu Khaldun, ilmu pengetahuan mengelompokkan ilmu pengetahuan menjadi dua macam, yakni; pengetahuan rasional dan pengetahuan tradisional. Pengetahuan rasional adalah pengetahuan yang diperoleh dari kebaikan yang berasal dari pemikiran yang alami. Sedangkan pengetahuan tradisional merupakan pengetahuan yang subjeknya, metodenya, dan hasilnya, serta perkembangan sejarahnya dibangun oleh kekuasaan atau seseorang yang berkuasa.

Ibn Khladun adalah perkecualian dari dunia pemikiran Arab. Di saat dunia pemikiran Arab mengalami kemandegan, Ibn Khaldun justru muncul dengan pemikirannya yang cemerlang. Ibn Khaldun yang bernama lengkap Abu Zaid Abd-Ar-Rahman Ibn Khaldun (1332-1406), seorang sejarawan besar Islam pada abad pertengahan. Khaldun lahir pada 27 Mei 1332 di Tunis (sekarang Tunisia). Keluarga Ibn Khaldun berasal dari Hadramaut dan masih memiliki keturunan dengan Wail Bin Hajar, salah seorang sahabat Nabi SAW.

Khaldun yang terlahir dari keluarga Arab-Spanyol sejak kecil sudah dekat dengan kehidupan intelektual dan politik. Ayahnya, Muhammad Bin Muhammad seorang mantan perwira militer yang gemar mempelajari ilmu hukum, teologi, dan sastra. Bahkan di usia 17, Khaldun telah menguasai ilmu Islam klasik termasuk ulum, aqliyah (ilmu kefilsafatan, tasawuf, dan metafisika). Tunisia ketika itu merupakan pusat para ulama dan sastrawan yang memungkinkan Ibn Khaldun muda banyak belajar dari mereka.

Selain menggemari dunia pengetahuan, Ibn Khaldun juga terlibat dalam dunia politik. Ia pernah menjabat Shabib al’Allamah (penyimpan tanda tangan) pada pemerintahan Abu Muhammad ibn Tafrakin di Tunis. Ketika ia menduduki jabatan tersebut usianya baru menginjak 20 tahun. Situasi politik yang tidak menentu membuat Ibn Khaldun berpindah-pindah pekerjaan. Situasi politik tersebut juga mempengaruhi karir hidupnya. Ketika ia menjabat sebagai sekretaris Kesultanan di Fez maroko, ia menerima tudingan Abu Inan sebagai komplotan politik yang hendak menyerang Sultan. Khaldun akhirnya masuk penjara selama 21 bulan gara-gara tudingan tersebut.

Ibn Khaldun pernah diadili di tempat yang sekarang disebut Tunisia, Algeria, Maroko, dan di Granada, Spanyol dan telah dua kali dipenjara. Pada 1375 dia diasingkan di dekat Frenda, Algeria, empat tahun untuk menyelesaikan karya monumentalnya, al-Mukaddimah. Isi pengantarnya Kitab al-Ibar (Sejarah Universal). Pada 1382, di kota suci Mekkah, dia ditawari oleh Sultan kairo untuk menjadi rektor di universitas Islam terkemuka, Universitas Al Azhar, dia juga ditunjuk sebagai hakim (qadi) Syekh Maliki Islam. Pada 1400 dia menemani pengganti sultan ke Damaskus dalam ekspedisi menahan serangan invasi Turki, Tamerlane (Timur Lenk). Ibn Khaldun menghabiskan beberapa minggu sebagai tamu agung Tamerlene sebelum kembali ke Cairo, di sana ia meninggal pada 17 Maret 1406.

Kitab al-Ibar adalah sebuah panduan berharga bagi sejarah Muslim Afrika Utara. Namun demikian, keenam jilid lain pamornya kalah dengan Muqaddimah. Di dalamnya, Ibn Khaldun menggarisbawahi sejarah dan ilmu sosial bahwa ada kesinambungan antara abad kuno dan pertengahan dan sangat mencerminkan sosiologi modern. Masyarakat, ia percaya, disatukan oleh kekuatan kesatuan sosial yang dapat ditingkatkan oleh kesatuan beragama. Perubahan sosial dan dinamika masyarakat mengikuti hukum empiris ditemukan dan merefeleksikan aktivitas dan iklim ekonomi yang sejalan dengan realitas.

Sejarawan Arab yang hidup pada abad 14 ini telah memulai penulisan yang berkenaan dengan antopologi. Khaldun melakukan studi penting tentang faktor sosiologi, psikologi, dan faktor ekonomi yang berpengaruh terhadap pembangunan, perkembangan, dan jatuhnya peradaban. Baik Khaldun maupun Herodotus menghasilkan keilmunamn yang obyektif, analitik, penggambaran etnografi keragaman kebudayaan di dunia Mediteranian, tetapi mereka juga terkadang menggunakan informasi dari sumber kedua.

Selama abad pertengahan (abad 5- 15) ahli injil mendominasi pemikiran Eropa. Para pemikir Eropa masih berkutat pada pencarian hakikat manusia, yakni sekitar pertanyaan asal manusia dan perkembangan kultural. Mereka menjawab pertanyaan ini dengan jawaban masalah kepercayaan religius dan mengajukan ide bahwa keberadaan manusia dan semua perbedaan manusia adalah ciptaan Tuhan. Jawaban tersebut sangat teologis meskipun sudah ada keterbukaan berpikkir dibandingkan dengan masa gelap Eropa. Sebagaimana diketahui pemikiran teologi Gereja mendominasi Eropa abad gelap.


Sisi lain yang mempengaruhi pemikiran Eropa adalah buah eksplorasi mereka ke dunia Timur. Mulai akhi abad 14, penjelajah Eropa mencari kekayaan di tanah baru yang memberikan gambaran gambling tentang kebudayaan eksotis yang mereka temui pada perjalanan mereka di Asia, Afrika, dan tanah yang kita sebut sebagai Amerika. Tetapi penjelajah-penjelajah ini tidak memahami bahasa-bahasa di mana mereka datang dan mereka membuat penelitian singkat dan sistematis.

Pada abad 14 Ibn Khaldun menulis sejarah universal yang mengungkapkan secara luar biasa luas mengenai kemampuan pembelajaran dan kemampuan yang tidak biasa dari Ibn Khaldun yang menyusun teori umum untuk perhitungan perkembangan politik dan social sosial selama berabad-abad. Dia adalah seorang sejarawan muslim satu-satunya yang menyarankan alasan sosial dan ekonomi bagi perubahan sejarah, meskipun dibaca dan dikopi pekerjaannya, tetap tak mengahasilkan pengaruh yang efektif hingga mendorong pemikiran Barat yang baru diperkenalkan pada abad 19.

Hampir semua kerangka konsep pemikiran Ibnu Khaldun tertuang dalam al-muqadddimah. Al-muqaddimah merupakan pengantar dalam karya monumentalnya al-Ibar wa Diwan al-Mubtada al-Khabar fi Ayyami al-‘Arab wa al-‘Ajam wa al-barbar wa Man ‘Asarahum min Dzawi as-Sultan al-Akbar (“Kitab Contoh-contoh Rekaman tentang Asal-usul dan Peristiwa Hari-hari Arab, Persi, Berber, dan Orang-orang yang Sezaman dengan Mereka yang Memiliki Kekuasaan Besar”) atau biasa orang menyebut, al-Ibar.

Di al-muqaddimah tersebut, Khaldun menerangkan bahwa sejarah adalah catatan tentang masyarakat manusia atau perdaban dunia, tentang perubahan-perubahan yang terjadi, perihal watak manusia, seperti keliaran, keramahtamahan, solidaritas golongan, tentang revolusi, dan pemberontakan-pemberontakan suatu kelompok kepada kepada kelompok lain yang berakibat pada munculnya kerajaan-kerajaan dan negara-negara dengan tingkat yang bermacam-macam, tentang pelbagai kegiatan dan kedudukan orang, baik untuk memenuhi kebutuhan hidup maupun kegiatan mereka dalam ilmu pengetahuan dan industri, serta segala perubahan yang terjadi di masyarakat.

Hal ini sejalan dengan pengertian Sejarah Universal (atau dunia) yang menginginkan pemahaman atas keseluruhan pengalaman kehidupan masa lampau manusia secara total untuk melihatnya pesan-pesan perbedaan pada pesan yang berguna bagi masa depan. Dua masalah yang mendominasi penulisan sejarah universal, pertama ketersediaan kuantitas bahan dan keberagaman bahasa di mana di dalamnya tertulis mengimplikasikan bahwa sejarah universal mengambil bentuk kerja kolektif atau menjadi sejarah tangan kedua. Kedua, prinsip dari seleksi yang dihubungkan dengan pemilihan studi untuk membentuk taksonomi sejarah yang sesuai. Unit-unit tersebut secara geografis (misal benua), periode, tahap perkembangan atau struktur, peristiwa penting, saling berhubungan (misalnya komunikasi, perjuangan bagi kekuatan dunia, atau perkembangan sistem ekonomi dunia), peradaban atau kebudayaan, kekaisaran dan negara bangsa, atau komunitas terpilih. Sejarah universal telah ditulis terutama oleh sejarawan Barat atau sejarawan dari Asia Barat termasuk Ibnu Khaldun.

Khaldun bahkan memerinci bahwa ekonomi, alam, dan agama merupakan faktor yang memengaruhi perkembangan sejarah. Meski punya pengaruh, faktor ekonomi, alam dan agama bagi Khaldun bukan satu-satunya faktor yang menentukan gerak sejarah. Ia mengatakan bahwa:
"Keadaan alam, bangsa-bangsa, adat istiadat, dan agama tidak selalu berada dalam alur yang sama. Semua berbeda sesuai dengan perbedaan hari, masa, dan perlahian dari suatu keadaan ke keadaan lain. Perbedaan itu berlaku pada individu-individu, waktu, dan kota seperti halnya berlaku pada seluruh kota, masa dan negara.
Salah satu sumber kesalahan dalam penulisan sejarah adalah pengabaian terhadap perubahan yang terjadi pada zaman dan manusia sesuai dengan berjalannya masa dan perubahan waktu. Perubahan-perubahan tersebut terjadi dalam bentuk yang tidak kentara, lama baru dapat dirasakan, sehingga sukar dilihat dan diketahui beberapa orang saja."

Pendek kata, bagi Khaldun, ekonomi, alam, dan agama merupakan kesatuan yang memengaruhi gerak sejarah.

Teori siklus gerak sejarah sebagaimana yang dia pikirkan didasarkan pada adanya kesamaan sebagian masyarakat satu dengan masyarakat yang lain. Teori ini sebenarnya merupakan tafsir atas pemikiran Khladun, Khladun sendiri sebenarnya tidak menyampaikannya secara eksplisit. Satu hal yang disampaikan Khaldun secara eksplisit adalah pemikirannya tentang sejarah kritis. Menurut Khaldun:
"Apabila demikian halnya, maka aturan untuk membedakan kebenaran dari kebatilan yang terdapat dalam informasi sejarah adalah diasarkan kemungkiknan atau ketidakmungkinan...Apabila kita telah melakukan hal demikian, makia kita telah memiliki aturan yang dapat dipergunakan untuk membedakan anatara kebenaran dan kebatilan dan kejujuran dari kebohongan dalam informasi sejarah dengan cara yang logis...selanjutnya apabila kita mendengar tentang suatu peristiwa sejarah yang terjadi dalam peradaban, maka kita harus mengetahui apa yang patut diterima akal dan apa yang merupakan kepalsuan. Hal ini merupakan ukuran yang tepat bagi kita, yang dapat dipergunakan oleh para sejarawan untuk menemukan jalan kejujuran dan kebenaran dalam menukilkan peristiwa sejarah."

Pemikiran Khaldun tentang sejarah kritis ini merupakan satu pemikiran yang melandasi pemikiran modern orang Eropa tentang sejarah pada periode selanjutnya. Bagaimanapun Jean Bodin (1530-1596), Jean Mabilon (1632-1707), Betrhold Georg Niebur (1776-1831), hingga Leopald van Ranke (1795-1886), membaca atau tidak al-Muqadimmah, pemikirannya sejalan dengan Ibnu Khladun. Dari sini kita bisa tahu bahwa Ibnu Khaldun adalah perkecualian. Ia bukan saja pemikir yang selalu berpikir tentang hal-hal yang abstrak melainkan pemikirannya berasal dari tanah tempat di mana dia berpijak. Memahami pemikiran Ibnu Khaldun sama halnya memahami pemikiran seorang Islam yang berani mengkritik bangsanya. Terutama sekali pemikiran seorang yang sangat rasionalis namun tidak kehilangan rasa dan keimannya pada Allah SWT.
 

bagian pertama bro....

bismillah...
hari ini aku mulai menulis hal-hal yag bersifat pribadi di akun blog ini...
dengan tujuan, ingin menumpahkan isi hatiku, sebagian isi kepalaku, idemalismeku dan semangatku yang mencoba bangkit lagi dari keterpurukan ketika aku jatuh, pasti aku ingat cara untuk berdiri...
berdiri di ujung jalan, menanti bidadari yang turun dari kayangan..
wesssss, gak nyambung, tapi nyambung sih menurutku!

oh ya, kenalin namaku IH, aku lelaki sang pemimpi yang punya banyak mimpi tapi bingung kapan mimpi-mimpiku itu terwujud atau dikabulkan Allah, mungkin karena aku terlalu banyak mengerjakan dosa, sehingga Allah menunda Doa dan mimpi-mimpiku...

blog ini aku mulai dari kisah kegagalanku 15 tahun yang lalu, ketika aku terjatuh (tinggal kelas IV), aku sangat terpuruk, tetapi ternyata dengan tinggal kelas itu, aku menemukan sebuah pembelajaran yang sangat berharga, yaitu bagaimana cara bangkit ketika terjatuh dan yang lebih penting, aku mengenal akan MY FIRST LOVE..

tapi aku baru menyadarinya ketika di penghujung tahun 2001, bahwa dia (kasih tau gak ya nama?), okeh, aku kasih tau namanya, namanya novi, singkatnya aku jadi suka dengannya simple saja, yaitu:
1. aku selalu memperhatikannya karena dia orangnya sangat cengeng.
2. aku terkesan dengan dia yang sangat sopan dengan orang tuanya.

sejak itu aku jatuh cinta dengannya bertahan sangat lama dan aku menyadarinya sampai sekarang...

menurutku, dia begitu 'sempurna' ketika itu, tapi sekarang dia sudah menikah dengan orang lain yang sudah dipilihkan Allah untuknya...

ya....
tinggallah aku sendiri dihujung dunia ini...
merista sedikit...

Senin, 09 Desember 2013

bocoran soal kelas 1 semester 1




1.      Nabi Muhammad adalah.....

a.       Teladanku
b.      Sahabatku

2.      Ar-Rahim artinya...

a.       Maha Pengasih
b.      Maha Penyayang

3.      Surah Al-Fatihah diawali.....

a.       Bismillah
b.      Alhamdulillah

4.      Surah Al-Fatihah terdiri dari....

a.       7 Ayat
b.      8 Ayat

5.      Huruf hijaiah berjumlah...

a.       29
b.      30

6.      ....................... Adalah Tuhan kita.

a.       Allah
b.      Isa

7.      Aku tidak suka berbuat.......

a.       Jujur
b.      Bohong

8.      Bersuci adalah menghilangkan......

a.       Kotoran
b.      Duit

9.      Aku mandi setiap.....

a.       Minggu
b.      Hari

10.  Aku belajar....

a.       Sungguh-sungguh
b.      Main-main


1.      Badan kotor, maka kita harus..........
2.      Bila tidak ada air, maka Istinja boleh dengan........
3.      Aku selalu................................teman.
4.      Ar-Rahman artinya.......
5.      Kita harus bersyukur kepada.....
6.      Huruf hijaiah yang terakhir adalah....
7.      Kepada orang tua kita harus........
8.      Kita bersuci dengan......
9.      Dengan guru kita harus.....
10.  Kita bersih supaya......

Selasa, 03 Desember 2013

curahan hati masa lalu..



Assalamua’alaikum. Wr. Wb.
Aku tujukan surat ini untuk orang yang aku cintai.
Saudari XXXXX yang berbahagia.

Sejahat inikah diriku dengan dirimu?
Sampai seginikah dendam dirimu denganku?
Aku sangat tidak menyangka.

Tetapi aku memang pantas mendapatkan perlakuan seperti ini.
Karena aku sudah terlalu jahat dengan dirimu.
Aku memang sangat pantas mendapatkan perlakuan dari dirimu seperti ini.

Walaupun dalam lubuk hatiku yang paling dalam aku tidak terima diperlakukan seperti ini.
Tapi aku sadar, betapa jahatnya aku di masa lalu dengan dirimu.
Ternyata karma berlaku pada diriku.

Aku saat ini dalam sebuah penyesalan yang sangat sekali.
Akibat ditinggalkan dirimu pergi.

Dulu aku pernah mengatakan.
Bahwa dirimu seperti bayangan dalam hidupku.

Dan sekarang.
Aku hidup tanpa bayangan dan arah tujuan yang pasti.

Aku hanya ingin kembali dengan dirimu.
Apabila masih ada jalan untuk kita bersama.
Walaupun aku tahu.
Itu adalah hal yang mustahil terjadi.

Aku hanya berharap.
Aku masih punya kesempatan untuk memperbaiki diriku terhadap dirimu.

Tetapi seandainya aku tidak diizinkan lagi memperbaiki diri.
Biarlah aku binasa akibat perbuatanku di masa lalu.
Aku pasrah dengan keadaanku.

Sudah lama aku memikirkan diri.
Dengan apa aku harus binasa.
Ternyata aku harus binasa dengan sikapku yang egois di masa lalu.
Yang akan membuatku hancur berkeping.

Aku tahu.
Dirimu tak pernah lagi memikirkan aku.

Aku tahu.
Dirimu tak lagi mencintai aku.

Aku tahu.
Dirimu tak lagi mau bersama diriku.

Mungkin inilah kenyataan yang harus aku hadapi.

pHp tempo penjajahan...



Tanggal dan Jam
Isi SMS
12 Mei 2012
10.54.53 am
Wassalamua’laikum, sama-sama....
Makasih jua, jujur aku terkesan dan terharu saat kamu mengungkapkan perasaanmu kepadaku. Keputusan yang aku buat itu, demi menjunjung tinggi petuah orangtuaku. Walau terkadang kita merasa berat untuk melakukan apa yang mereka titahkan, karena tidak sesuai dengan pemikiran kita.
Namun, dibalik semua itu, keputusan dari mereka itu lebih baik dan lebih tepat dari apa yang kita pikirkan. Setelah melalui proses yang panjang, banyak orang mengatakan “bujur jar kuitanku samalam”.
12 Mei 2012
02.05.07 pm
Gak usah ditunggu. Aku tak ingin membuat orang lain menunggu. Aku tak ingin memberikan harapan kepada orang lain, aku takut apa yang terjadi kedepannya tak sesuai dengan yang diharapankan. Aku tak berani memberikan janji. Aku takut dan sangat kasian jika orang lain kecewa.
12 Mei 2012
02.00.23 pm
Hatiku akan aku buka disaat yang tepat nanti. Aku tak akan membuka hati sementara belum sampai waktunya, semua ini aku lakukan demi orangtuaku. Sangat sulit fokus jika hati tebagi. Terima kasih banyak atas pengertiannya. ^_^
12 Mei 2012
01.34.13 pm
Feelingku, di satu sisi dirimu bahagia, karena pada hakikatnya cintamu tak bertepuk sebelah tangan, tapi di sisi lain, dirimu sedih, karena tidak bisa mengekspresikan perasaanmu melalui suatu hubungan yang jelas (pacaran/status). Mungkin terbesit di hatimu ingin menikahnya (ARU). Hahay, hehe, tapi untuk saat ini dirimu belum siap.
11 Mei 2012
10.34.56 am
Aku tidak ingin dan tidak akan membuka hati untuk cinta kepada siapapun sebelum belum ditentukannya jodohku.
11 Mei 2012
08.54.53 pm
Sebenarnya aku bukan orang yang bakti banar dengan orangtua, aku hanya melatih diri untuk berbakti.
Tekadku, selama aku belum dipindahkan tanggungjawab atas diriku kepada yang lain, maka aku akan mentaati apapun yang dikatakan oleh orangtuaku selama tak melanggar syari’at.
Orangtuaku berpesan seperti apa yang aku kirimkan dengan dirimu lewat SMS semalam, itu karena menghindari agar kita sama-sama tidak kecewa, karena kita tidak tau, jodoh kita itu siapa?
Intinya, apabila jodoh, tak ke mana-mana juga.
11 Mei 2012
08.38.43 pm
Tak ada yang dapat aku katakan selain kata maaf dan terima kasih banyak atas segalanya, atas perhatian, pengertian, dll.
Btw, Al-Qur’an tadi itu, dipinjami atau di berikan?
11 Mei 2012
08.53.11 pm
Sebenarnya isi SMS yang aku kirimkan itu pada dirimu tentang keputusanku itu adalah pesan dari orangtuaku yang tercinta. Ketika aku mengatakan dengan beliau bahwa aku ada rasa dengan seseorang, jadi beliau berpesan “katakan dengan dia (gue), kamu tak mau dan tak akan membuka hati untuk cinta sebelum, belum ditakdirkannya jodohmu”.
Aku sangat mengerti, kenapa beliau berpesan seperti itu dengan aku, karena beliau tak ingin aku sakit seperti dulu lagi.
Beliau takut seandainya aku dikecewakan lagi. Aku sangat mengerti bahwa mereka itu sangat sayang dengan aku.
11 Mei 2012
06.43.59 am
Prinsipku IH ai, selama aku masih di bawah tanggungjawab orangtuaku, apapun akan aku lakukan untuk mereka, meskipun hal itu menyakitkan bagiku. Walaupun sebenarnya orangtuaku itu demokratis (tidak otoreter).
11 Mei 2012
02.16.04 am
Assalamua’laikum warahmah....
IH (gue), sebelumnya aku memohon maaf yang sebanyak-banyaknya bauntunglah.
Sedikitpun, tak ada niatku hendak menyakiti perasaan dirimu.
Setelah memlaui kegalauan dan delema yang cukup panjang, aku memutuskan dengan sangat mantap “aku tidak ingin dan tak akan membuka hati untuk cinta sebelum belum ditakdirkannya jodohku”.
Jadi, 3 buah pertanyaanku di hari rabu yang kearen, biarlah tidak usah dijawab.
Maaf karena aku SMS dirimu dikala dirimu tertidur lelap.
Sekali lagi aku banyak-banyak minta maaf.
Terima kasih banyak.
Mudah-mudahan Allah selalu meridhai segala tindak tanduk kita, amien..
By ARU justlove forever saahibul ahwal abah Ahmad Muhammad Sibawaihi (55 th).
Wassalam...
21 Mei 2012
08.49.35 pm
Kebanyakankah?
Syukurai daripada kedikititan...
Aku mengira tadi itu malah kedikitan buat dirimu, soalnya kebiasaan laki-laki itu banyak makan. Itu saja yang bisa aku berikan buat dirimu IH, tak sebanding dengan apa yang telah dirimu lakukan buat diriku
24 Mei 2012
09.13.35 pm
Aku berharap bahwa harapan dirimu kepadaku adalah harapan yang sewajarnya saja, tidak berlebihan karena aku khawatir apa yang diharapkan tidak sesuai dengan kenyataan, soalnya kita tidak bisa menebak apa yang akan terjadi pada masa yang akan datang.
Aku takut sekali apabila dirimu merasa sangat tersakiti sekali olehku.
Dan aku tidak ingin dirimu down lagi.
Aku tidak ingin dirimu sakit hati lagi.
Maaf kalau aku terkesan perhatian, memang seperti inilah diriku adanya, aku senang memberikan perhatian kepada siapapun yang aku kenal.
24 Mei 2012
09.21.12 pm
Terima kasih banyak untuk segalanya.
Aku hanya memberikan pandangan terburuk yang mungkin saja terjadi.
Aku hanya ingin mengantisipasinya saja, agar dirimu memiliki kesiapan menerima apapun kemungkinan yang akan terjadi pada masa yang akan datang.
Mungkin aku terlalu memikirkan hal-hal yang jauh kedepannya, tapi hal-hal tersebut, lambat laun pasti akan ditemui jika masih diberi umur.
24 Mei 2012
09.27.14 pm
Prinsipku adalah “aku tidak akan menyakiti siapapun dan aku tidak ingin melihat orang yang akrab dengan aku merasa tersakiti olehku meskipun orang itu seumpamanya saja pernah menyakiti aku”.
Intinya seperti ini: “aku tidak peduli apakah orang lain itu berbuat salah / menyakiti aku atau tidak, tapi yang pasti aku tidak mau berbuat salah / menyakiti orang lain meskipun itu tidak disengaja”.
24 Mei 2012
09.33.02 pm
Aku tahu dan percaya bahwa dirimu sungguh-sungguh dengan diriku.
Dan aku ucapkan terima kasih banyak untuk semua itu, tapi maaf banget, aku tak bisa memberikan harapan ataupun janji kepada dirimu ataupun kepada orang lain walaupun secuil harapan.
Keputusan tentang jodohku, aku serahkan semuanya kepada takdir yang Kuasa, aku sangat yakin bahwa jika aku mempunyai jodoh, maka jodohku adalah gambaran dari diriku, jadi saat ini aku lebih fokus pada muhasabah diri dan intropeksi diri pada yang Kuasa.
24 Mei 2012
09.39.38 pm
Tak ada yang bisa aku ucapkan kepada dirimu, kecuali kata “MAAF” jika aku mempunyai salah dan kata “TERIMA KASIH BANYAK” atas segala yang telah dirimu lakukan dan korbankan untukku, jujur aku tidak bisa membalasnya.
24 Mei 2012
09.42.54 pm
Mohon dimaklumi aku banyak mengeluarkan kata “MAAF dan TERIMA KASIH BANYAK”.
Aku hanya takut jika aku berbuat salah terhadap orang lain dan juga aku takut kalau aku bukan termasuk orang yang tak menghargai orang lain.
Seperti inilah watakku.
24 Mei 2012
10.10.28 pm
Aku tak menagis, aku hanya tak menduga bahwa kedaannya seperti ini.
Tak pernah ada niatku untuk membuatmu jatuh cinta kepadaku, niatku hanyalah aku ingin menghilangkan kesedihan dari dirimu, sehingga dirimu dapat tersenyum dan bahagia, itu saja, tidak lebih!
25 Mei 2012
06.21.10 pm
Tak apa, simpan saja. Aku mengatakan duluan, mohon dimaklumi ya, aku banyak-banyak minta maaf seandainya kedepannya aku jarang balas SMS dirimu atau sama sekali tak aku balasi, soalnya aku jarang menggunakan HP, apalagi seandainya aku sibuk, HP jarang aku urusi.
Makasih banyak atas pengertiannya.