Selasa, 03 Desember 2013

pHp tempo penjajahan...



Tanggal dan Jam
Isi SMS
12 Mei 2012
10.54.53 am
Wassalamua’laikum, sama-sama....
Makasih jua, jujur aku terkesan dan terharu saat kamu mengungkapkan perasaanmu kepadaku. Keputusan yang aku buat itu, demi menjunjung tinggi petuah orangtuaku. Walau terkadang kita merasa berat untuk melakukan apa yang mereka titahkan, karena tidak sesuai dengan pemikiran kita.
Namun, dibalik semua itu, keputusan dari mereka itu lebih baik dan lebih tepat dari apa yang kita pikirkan. Setelah melalui proses yang panjang, banyak orang mengatakan “bujur jar kuitanku samalam”.
12 Mei 2012
02.05.07 pm
Gak usah ditunggu. Aku tak ingin membuat orang lain menunggu. Aku tak ingin memberikan harapan kepada orang lain, aku takut apa yang terjadi kedepannya tak sesuai dengan yang diharapankan. Aku tak berani memberikan janji. Aku takut dan sangat kasian jika orang lain kecewa.
12 Mei 2012
02.00.23 pm
Hatiku akan aku buka disaat yang tepat nanti. Aku tak akan membuka hati sementara belum sampai waktunya, semua ini aku lakukan demi orangtuaku. Sangat sulit fokus jika hati tebagi. Terima kasih banyak atas pengertiannya. ^_^
12 Mei 2012
01.34.13 pm
Feelingku, di satu sisi dirimu bahagia, karena pada hakikatnya cintamu tak bertepuk sebelah tangan, tapi di sisi lain, dirimu sedih, karena tidak bisa mengekspresikan perasaanmu melalui suatu hubungan yang jelas (pacaran/status). Mungkin terbesit di hatimu ingin menikahnya (ARU). Hahay, hehe, tapi untuk saat ini dirimu belum siap.
11 Mei 2012
10.34.56 am
Aku tidak ingin dan tidak akan membuka hati untuk cinta kepada siapapun sebelum belum ditentukannya jodohku.
11 Mei 2012
08.54.53 pm
Sebenarnya aku bukan orang yang bakti banar dengan orangtua, aku hanya melatih diri untuk berbakti.
Tekadku, selama aku belum dipindahkan tanggungjawab atas diriku kepada yang lain, maka aku akan mentaati apapun yang dikatakan oleh orangtuaku selama tak melanggar syari’at.
Orangtuaku berpesan seperti apa yang aku kirimkan dengan dirimu lewat SMS semalam, itu karena menghindari agar kita sama-sama tidak kecewa, karena kita tidak tau, jodoh kita itu siapa?
Intinya, apabila jodoh, tak ke mana-mana juga.
11 Mei 2012
08.38.43 pm
Tak ada yang dapat aku katakan selain kata maaf dan terima kasih banyak atas segalanya, atas perhatian, pengertian, dll.
Btw, Al-Qur’an tadi itu, dipinjami atau di berikan?
11 Mei 2012
08.53.11 pm
Sebenarnya isi SMS yang aku kirimkan itu pada dirimu tentang keputusanku itu adalah pesan dari orangtuaku yang tercinta. Ketika aku mengatakan dengan beliau bahwa aku ada rasa dengan seseorang, jadi beliau berpesan “katakan dengan dia (gue), kamu tak mau dan tak akan membuka hati untuk cinta sebelum, belum ditakdirkannya jodohmu”.
Aku sangat mengerti, kenapa beliau berpesan seperti itu dengan aku, karena beliau tak ingin aku sakit seperti dulu lagi.
Beliau takut seandainya aku dikecewakan lagi. Aku sangat mengerti bahwa mereka itu sangat sayang dengan aku.
11 Mei 2012
06.43.59 am
Prinsipku IH ai, selama aku masih di bawah tanggungjawab orangtuaku, apapun akan aku lakukan untuk mereka, meskipun hal itu menyakitkan bagiku. Walaupun sebenarnya orangtuaku itu demokratis (tidak otoreter).
11 Mei 2012
02.16.04 am
Assalamua’laikum warahmah....
IH (gue), sebelumnya aku memohon maaf yang sebanyak-banyaknya bauntunglah.
Sedikitpun, tak ada niatku hendak menyakiti perasaan dirimu.
Setelah memlaui kegalauan dan delema yang cukup panjang, aku memutuskan dengan sangat mantap “aku tidak ingin dan tak akan membuka hati untuk cinta sebelum belum ditakdirkannya jodohku”.
Jadi, 3 buah pertanyaanku di hari rabu yang kearen, biarlah tidak usah dijawab.
Maaf karena aku SMS dirimu dikala dirimu tertidur lelap.
Sekali lagi aku banyak-banyak minta maaf.
Terima kasih banyak.
Mudah-mudahan Allah selalu meridhai segala tindak tanduk kita, amien..
By ARU justlove forever saahibul ahwal abah Ahmad Muhammad Sibawaihi (55 th).
Wassalam...
21 Mei 2012
08.49.35 pm
Kebanyakankah?
Syukurai daripada kedikititan...
Aku mengira tadi itu malah kedikitan buat dirimu, soalnya kebiasaan laki-laki itu banyak makan. Itu saja yang bisa aku berikan buat dirimu IH, tak sebanding dengan apa yang telah dirimu lakukan buat diriku
24 Mei 2012
09.13.35 pm
Aku berharap bahwa harapan dirimu kepadaku adalah harapan yang sewajarnya saja, tidak berlebihan karena aku khawatir apa yang diharapkan tidak sesuai dengan kenyataan, soalnya kita tidak bisa menebak apa yang akan terjadi pada masa yang akan datang.
Aku takut sekali apabila dirimu merasa sangat tersakiti sekali olehku.
Dan aku tidak ingin dirimu down lagi.
Aku tidak ingin dirimu sakit hati lagi.
Maaf kalau aku terkesan perhatian, memang seperti inilah diriku adanya, aku senang memberikan perhatian kepada siapapun yang aku kenal.
24 Mei 2012
09.21.12 pm
Terima kasih banyak untuk segalanya.
Aku hanya memberikan pandangan terburuk yang mungkin saja terjadi.
Aku hanya ingin mengantisipasinya saja, agar dirimu memiliki kesiapan menerima apapun kemungkinan yang akan terjadi pada masa yang akan datang.
Mungkin aku terlalu memikirkan hal-hal yang jauh kedepannya, tapi hal-hal tersebut, lambat laun pasti akan ditemui jika masih diberi umur.
24 Mei 2012
09.27.14 pm
Prinsipku adalah “aku tidak akan menyakiti siapapun dan aku tidak ingin melihat orang yang akrab dengan aku merasa tersakiti olehku meskipun orang itu seumpamanya saja pernah menyakiti aku”.
Intinya seperti ini: “aku tidak peduli apakah orang lain itu berbuat salah / menyakiti aku atau tidak, tapi yang pasti aku tidak mau berbuat salah / menyakiti orang lain meskipun itu tidak disengaja”.
24 Mei 2012
09.33.02 pm
Aku tahu dan percaya bahwa dirimu sungguh-sungguh dengan diriku.
Dan aku ucapkan terima kasih banyak untuk semua itu, tapi maaf banget, aku tak bisa memberikan harapan ataupun janji kepada dirimu ataupun kepada orang lain walaupun secuil harapan.
Keputusan tentang jodohku, aku serahkan semuanya kepada takdir yang Kuasa, aku sangat yakin bahwa jika aku mempunyai jodoh, maka jodohku adalah gambaran dari diriku, jadi saat ini aku lebih fokus pada muhasabah diri dan intropeksi diri pada yang Kuasa.
24 Mei 2012
09.39.38 pm
Tak ada yang bisa aku ucapkan kepada dirimu, kecuali kata “MAAF” jika aku mempunyai salah dan kata “TERIMA KASIH BANYAK” atas segala yang telah dirimu lakukan dan korbankan untukku, jujur aku tidak bisa membalasnya.
24 Mei 2012
09.42.54 pm
Mohon dimaklumi aku banyak mengeluarkan kata “MAAF dan TERIMA KASIH BANYAK”.
Aku hanya takut jika aku berbuat salah terhadap orang lain dan juga aku takut kalau aku bukan termasuk orang yang tak menghargai orang lain.
Seperti inilah watakku.
24 Mei 2012
10.10.28 pm
Aku tak menagis, aku hanya tak menduga bahwa kedaannya seperti ini.
Tak pernah ada niatku untuk membuatmu jatuh cinta kepadaku, niatku hanyalah aku ingin menghilangkan kesedihan dari dirimu, sehingga dirimu dapat tersenyum dan bahagia, itu saja, tidak lebih!
25 Mei 2012
06.21.10 pm
Tak apa, simpan saja. Aku mengatakan duluan, mohon dimaklumi ya, aku banyak-banyak minta maaf seandainya kedepannya aku jarang balas SMS dirimu atau sama sekali tak aku balasi, soalnya aku jarang menggunakan HP, apalagi seandainya aku sibuk, HP jarang aku urusi.
Makasih banyak atas pengertiannya.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar